By: Husna Muwahidah
Kadang kita mikir kalau menghormati orang lain itu cuma soal ngomong sopan atau salim ke yang lebih tua. Padahal sebenarnya, menghormati sesama bisa dilakukan lewat hal-hal kecil yang sering dianggap sepele. Misalnya mendengarkan orang saat bicara, tidak memotong pembicaraan, atau tidak mengejek teman walaupun cuma bercanda.
Di kehidupan sehari-hari, kita hidup berdampingan dengan banyak orang yang punya sifat, kebiasaan, dan pendapat yang berbeda. Kalau semua orang maunya menang sendiri dan tidak mau menghargai orang lain, pasti suasana jadi tidak nyaman. Karena itu, sikap saling menghormati penting banget supaya hubungan antar manusia tetap baik.
Menghormati sesama juga tidak melihat umur, jabatan, atau keadaan seseorang. Kita tetap harus bersikap baik kepada siapa pun, baik itu teman, guru, tetangga, maupun orang yang baru dikenal. Sikap sederhana seperti mengucapkan terima kasih, meminta maaf, dan membantu orang lain termasuk bentuk rasa hormat juga.
Selain membuat hubungan jadi lebih damai, menghormati sesama juga bisa membuat diri kita lebih dihargai orang lain. Biasanya orang yang sopan dan menghargai orang lain akan lebih disukai dalam pergaulan. Lingkungan sekolah, rumah, bahkan masyarakat juga jadi lebih nyaman kalau semua orang punya rasa saling menghormati.
Di zaman sekarang, sikap menghormati sesama juga perlu diterapkan di media sosial. Banyak orang mudah menghina atau berkata kasar karena merasa tidak bertemu langsung. Padahal, ucapan di internet juga bisa menyakiti perasaan orang lain. Karena itu, kita harus tetap menjaga sikap dan berpikir sebelum menulis sesuatu.
Jadi, menghormati sesama bukan hal yang sulit. Kita bisa memulainya dari diri sendiri dan dari kebiasaan kecil setiap hari. Kalau sikap saling menghormati terus dibiasakan, kehidupan akan terasa lebih tenang, nyaman, dan penuh kebaikan.
(edisi revisi kebut sejam by : kamerad Wolfgang)
Lebih dari Sekadar “Salim”: Seni Menghargai Sesama di Kehidupan Nyata & Dunia Maya
Sering nggak sih kita mikir kalau menghormati orang lain itu cuma sebatas ngomong sopan atau salim cium tangan ke ustadz-ustadzah dan orang tua? Padahal, level respect (rasa hormat) yang sebenarnya jauh lebih dalam dari itu, lho! Hal ini bisa dilihat dari kebiasaan kecil kita. Misalnya, mau dengerin teman curhat tanpa sendiri, nggak memotong obrolan orang, atau nahan diri buat nggak ngejek fisik teman walaupun dalihnya cuma “bercanda”.
Beda Kepala, Beda Isi
Di sekolah, kita ketemu banyak orang dengan sifat dan hobi yang beda-beda. Kalau semua orang kekeuh merasa paling benar dan egois, wah, bisa hancur deh circle pertemanan kita. Dalam Islam, Allah SWT sengaja menciptakan kita berbeda-beda supaya kita saling mengenal (lita’arafu) dan melengkapi, bukan untuk saling menjatuhkan.
Hukum Bumerang: Respect is Earned
Rasa hormat itu nggak kenal umur atau jabatan. Mau sama teman sekelas, adik kelas, mas-mas Cleaning servis, sampai ibu penjaga kantin, kita wajib bersikap baik. Kerennya lagi, respect itu bekerja seperti bumerang. Kalau kamu menebar kebaikan, bersikap sopan, dan humble (rendah hati) ke semua orang, perlakuan baik itu bakal balik lagi ke kamu. Pasti lebih asyik kan punya banyak teman karena kita dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan?
Jaga Jempol di Dunia Maya
Nah, ini yang sering kelewat di zaman sekarang! Di era media sosial, banyak yang merasa aman di balik layar HP dan gampang banget mengetik komentar kasar. Padahal, cyberbullying atau meninggalkan komentar jahat di internet itu sakitnya terasa di dunia nyata. Ingat, jejak digital itu abadi. Dalam agama kita, apa pun yang diketik oleh jari juga akan dimintai pertanggungjawabannya kelak. Jadi, selalu think before you type! Apalagi di rumah yang ngga diawasi ustadz, ingat ya kawan !.
Mulai dari 3 Kata Ajaib Menghargai orang lain itu gratis dan sama sekali nggak bikin kita kelihatan lemah. Yuk, mulai biasakan lagi hal sederhana tapi punya efek luar biasa: Maaf, Tolong, dan Terima Kasih. Kalau sikap saling menghargai ini sudah jadi lifestyle kita, dijamin kehidupan sekolah dan pertemanan bakal jauh lebih chill, aman, dan pastinya penuh berkah!



bayangin kalo ngehoramatin orang lain semudah klik tombol like, pasti tercipa lingkungan yg full senyum