{"id":140,"date":"2026-06-04T07:55:54","date_gmt":"2026-06-04T07:55:54","guid":{"rendered":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140"},"modified":"2026-06-05T03:33:12","modified_gmt":"2026-06-05T03:33:12","slug":"the-abolition-of-caliphate-perfidious-albion-masterpiece","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140","title":{"rendered":"The Abolition Of Caliphate : &#8220;Perfidious Albion&#8221; Masterpiece"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">By: Abdullah Jundi Musthafa<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Flashback Keruntuhan Ottoman: Liciknya Strategi <em>Perfidious Albion<\/em><\/p>\n\n\n\n<div class=\"internal-linking-related-contents\"><a href=\"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=48\" class=\"template-2\"><span class=\"cta\">Selanjutnya<\/span><span class=\"postTitle\">Tahap Awal Hidup Sukses<\/span><\/a><\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Bertemu lagi sob, kali ini kita akan flashback (pakai pikiran tapi hehe&hellip;) ke masa yang cukup kompleks dan kalau selain orang yang &lsquo;melek&rsquo; kayak kita nih, pusing&hellip; Selamat datang di masa keruntuhan Ottoman, pasti kalian tahunya kalau ottoman dihapus dan diganti menjadi republik Turki oleh Mustafa, atau dikenal Mustafa Kemal Attaturk (maaf kalau ejaan tulisannya salah &#128578; ).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebenarnya sob, ibarat cerita proses pemecahan batu oleh tukang batu. Jadi, ketika tukang batu hendak memecahkan suatu bongkahan batu, pada pukulan pertama hingga pukulan kesekian, batu memang terlihat masih utuh tanpa retakan, namun didalamnya, ikatan antar molekul mineral merenggang seiring pukulan, dan terjadi retakan didalamnya secara mikro akhirnya, pada pukulan terakhir, batu itu pecah berkeping-keping. Sama kayak Ottoman, dari &lsquo;kulit&rsquo;nya kayak aman, tiba-tiba terpuruk hingga dijuluki &lsquo;lelaki sakit dari eropa&rsquo; dan akhirnya, runtuh. Byar.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"internal-linking-related-contents\"><a href=\"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=90\" class=\"template-2\"><span class=\"cta\">Selanjutnya<\/span><span class=\"postTitle\">Nilai itu &hellip;.. Penting<\/span><\/a><\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi sob, karena ini tuh luas banget pembahasannya, (bahkan satu buku dengan 700 halaman hanya menjelaskan umunya saja) kita akan sedikit membahas intin penyebabnya tapi khusus yang disebabkan oleh &lsquo;Perfidious Albion&rsquo;, gelarnya inggris yang diberikan negara tetangganya. Artinya Albion Pengkhianat, kenapa?, baca sampai selesai ya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di masa akhir Ottoman, mereka memiliki banyak hutang, salah satu penyebabnya karena salafinya para sultan (salah fikir) peace~, mereka meminjam duit Inggris dan negara eropa lainnya, bodohnya, malah dibuat untuk memewahkan istana, katanya agar setara gedung Prancis dan lainnya. Lalu sob, karena Ottoman dimasa terpuruknya sering kalah perang karena teknologinya ketinggalan terutama militer, mereka harus &lsquo;nombok&rsquo;i dari dana yang seharusnya buat bayar hutang, udah gitu ngga cukup lagi.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"internal-linking-related-contents\"><a href=\"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=94\" class=\"template-2\"><span class=\"cta\">Selanjutnya<\/span><span class=\"postTitle\">Keadilan<\/span><\/a><\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga akhirnya Inggris melihat kesempatan dengan mata piciknya, mereka memaksa Ottoman menyerahkan administrasi ekonomi mereka ke OPDA (Ottoman Public Debt Administration) atau bahasa turkinya Duyun-u Umumiye. Konsepnya gini sob, &ldquo;Ottoman, lu dari dulu ngga bisa bayar utang, sini dompet pemasukan lo, biar gua yang urus pakai pegawai gua, sekalian nih ye, biar lu bayar utang,&rdquo; Jadi OPDA ini adalah semacam komite yang mengurusi pemasukan ottoman dan memasukkannya ke kas Inggris.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepikiran ngga sih, &ldquo;bukannya bagus, hutang Ottoman cepat selesai?&rdquo;, masalahnya, inggris ini puinter kalau lagi licik, mereka membuat bunganya tinggi dan bahkan gaji pegawai OPDA pakai kas pemasukan Ottoman seperti tekstil, garam, dan lain lain ibarat pemasukan Ottoman 100 juta Lira, utang 1 milyar Lira, terus uangnya Ottoman kepotong gaji karyawan anggap 10 juta Lira (karyawannya ribuan lebih broo). Terus kepotong lagi bunganya utang anggap 5 persen, jadinya kepotong lagi 50 juta lira, jadinya yang bisa dibuat ngelunasin cuma 40 juta lira, rencananya kalau ngga kepotong bisa selesai 10 tahun, kalau seperti ini bisa 2-3 kali lebih lama. Tambahan, ottoman sering nambah hutang soalnya mereka sering kalah perang terus.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"internal-linking-related-contents\"><a href=\"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=97\" class=\"template-2\"><span class=\"cta\">Selanjutnya<\/span><span class=\"postTitle\">Zakat sebagai pengentas kemiskinan<\/span><\/a><\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Terus, inggris juga menyerang secara pemikiran dan budaya di wilayah Ottoman seperti istanbul, Salonika (Thessaloniki), Beirut. Mereka membuat para pelajar Ottoman berfikir &ldquo;ternyata budaya kami itu kolot, usang ya?, mending budaya Prancis&rdquo;. Dan mereka juga menghasut suku suku yang beragam diwilayah Ottoman untuk memberontak, seperti bangsa Slavia dan Armenia di balkan, bangsa Arab di timur tengah. Mereka dihasut &ldquo;bro, ibarat Ottoman itu pegang kunci rumah lo, mau sebaik apapun Ottoman sama elo, masa lu rela dia yang pegang?, apalagi dia baiknya dulu, sekarang mah urus diri sendiri aja kaga bisa&rdquo;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lanjut yang ketiga, mereka sering &lsquo;bermuka dua&rsquo;, jadi Inggris &lsquo;membantu&rsquo; Ottoman menghadapi masalah seperti saat perang krimea melawan kerajaan Rusia, tapi minta bayaran mencekik seperti kontrol wilayah, dan sebagainya sob. Mereka juga mensabotase proyek proyek Ottoman seperti Hejaz Railway rancangan Sultan Abdul Hamid 2, karena mereka mikir, &ldquo;memang sih proyek ini katanya untuk mengantar jamaah haji agar perjalanan lebih cepat, awalnya sebulan jadi sepekan, tapi seandainya mereka mengirim tentara lewat jalur kereta dengan secepat itu, bisa collapse nih koloni gua di mesir, dan Terusan Suez!, mana si Sultan Abdul Hamid 2 menggelontorkan dana pribadinya, duh, kalau berhasil Ottoman akan kembali dicintai oleh muslim, jangan kesampean deh!&rdquo;.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"internal-linking-related-contents\"><a href=\"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=100\" class=\"template-2\"><span class=\"cta\">Selanjutnya<\/span><span class=\"postTitle\">Jangan Buru-buru Menyalakan Lampu<\/span><\/a><\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Oke, sob, sebenarnya masih banyak, tapi kayaknya nanti kepanjangan, mungkin itu dulu, ingat ya, &ldquo;sejarah dipelajari untuk mengevaluasi langkah kita kedepan, bukan hanya kenangan&rdquo;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tulisannya sekarang sudah jauh lebih rapi dan enak dibaca mengalir. Ada hal spesifik lain dari taktik <em>Perfidious Albion<\/em> atau kebijakan Sultan Abdul Hamid II yang ingin kamu ulas di sesi berikutnya, Sob?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By: Abdullah Jundi Musthafa Flashback Keruntuhan Ottoman: Liciknya Strategi Perfidious Albion SelanjutnyaTahap Awal Hidup SuksesBertemu lagi sob, kali ini kita akan flashback (pakai pikiran tapi hehe&hellip;) ke masa yang cukup kompleks dan kalau selain orang yang &lsquo;melek&rsquo; kayak kita nih, pusing&hellip; Selamat datang di masa keruntuhan Ottoman, pasti kalian tahunya kalau ottoman dihapus dan diganti menjadi republik Turki oleh Mustafa, atau dikenal Mustafa Kemal Attaturk (maaf kalau ejaan tulisannya salah &#128578; ). Sebenarnya sob, ibarat cerita proses pemecahan batu oleh tukang batu. Jadi, ketika tukang batu hendak memecahkan suatu bongkahan batu, pada pukulan pertama hingga pukulan kesekian, batu memang terlihat masih utuh tanpa retakan, namun didalamnya, ikatan antar molekul mineral merenggang seiring pukulan, dan terjadi retakan didalamnya secara mikro akhirnya, pada pukulan terakhir, batu itu pecah berkeping-keping. Sama kayak Ottoman, dari &lsquo;kulit&rsquo;nya kayak aman, tiba-tiba terpuruk hingga dijuluki &lsquo;lelaki sakit dari eropa&rsquo; dan akhirnya, runtuh. Byar. SelanjutnyaNilai itu &hellip;.. PentingTapi sob, karena ini tuh luas banget pembahasannya, (bahkan satu buku dengan 700 halaman hanya menjelaskan umunya saja) kita akan sedikit membahas intin penyebabnya tapi khusus yang disebabkan oleh &lsquo;Perfidious Albion&rsquo;, gelarnya inggris yang diberikan negara tetangganya. Artinya Albion Pengkhianat, kenapa?, baca sampai selesai ya. Di masa akhir Ottoman, mereka memiliki banyak hutang, salah satu penyebabnya karena salafinya para sultan (salah fikir) peace~, mereka meminjam duit Inggris dan negara eropa lainnya, bodohnya, malah dibuat untuk memewahkan istana, katanya agar setara gedung Prancis dan lainnya. Lalu sob, karena Ottoman dimasa terpuruknya sering kalah perang karena teknologinya ketinggalan terutama militer, mereka harus &lsquo;nombok&rsquo;i dari dana yang seharusnya buat bayar hutang, udah gitu ngga cukup lagi. SelanjutnyaKeadilanHingga akhirnya Inggris melihat kesempatan dengan mata piciknya, mereka memaksa Ottoman menyerahkan administrasi ekonomi mereka ke OPDA (Ottoman Public Debt Administration) atau bahasa turkinya Duyun-u Umumiye. Konsepnya gini sob, &ldquo;Ottoman, lu dari dulu ngga bisa bayar utang, sini dompet pemasukan lo, biar gua yang urus pakai pegawai gua, sekalian nih ye, biar lu bayar utang,&rdquo; Jadi OPDA ini adalah semacam komite yang mengurusi pemasukan ottoman dan memasukkannya ke kas Inggris. Kepikiran ngga sih, &ldquo;bukannya bagus, hutang Ottoman cepat selesai?&rdquo;, masalahnya, inggris ini puinter kalau lagi licik, mereka membuat bunganya tinggi dan bahkan gaji pegawai OPDA pakai kas pemasukan Ottoman seperti tekstil, garam, dan lain lain ibarat pemasukan Ottoman 100 juta Lira, utang 1 milyar Lira, terus uangnya Ottoman kepotong gaji karyawan anggap 10 juta Lira (karyawannya ribuan lebih broo). Terus kepotong lagi bunganya utang anggap 5 persen, jadinya kepotong lagi 50 juta lira, jadinya yang bisa dibuat ngelunasin cuma 40 juta lira, rencananya kalau ngga kepotong bisa selesai 10 tahun, kalau seperti ini bisa 2-3 kali lebih lama. Tambahan, ottoman sering nambah hutang soalnya mereka sering kalah perang terus. SelanjutnyaZakat sebagai pengentas kemiskinanTerus, inggris juga menyerang secara pemikiran dan budaya di wilayah Ottoman seperti istanbul, Salonika (Thessaloniki), Beirut. Mereka membuat para pelajar Ottoman berfikir &ldquo;ternyata budaya kami itu kolot, usang ya?, mending budaya Prancis&rdquo;. Dan mereka juga menghasut suku suku yang beragam diwilayah Ottoman untuk memberontak, seperti bangsa Slavia dan Armenia di balkan, bangsa Arab di timur tengah. Mereka dihasut &ldquo;bro, ibarat Ottoman itu pegang kunci rumah lo, mau sebaik apapun Ottoman sama elo, masa lu rela dia yang pegang?, apalagi dia baiknya dulu, sekarang mah urus diri sendiri aja kaga bisa&rdquo;. Lanjut yang ketiga, mereka sering &lsquo;bermuka dua&rsquo;, jadi Inggris &lsquo;membantu&rsquo; Ottoman menghadapi masalah seperti saat perang krimea melawan kerajaan Rusia, tapi minta bayaran mencekik seperti kontrol wilayah, dan sebagainya sob. Mereka juga mensabotase proyek proyek Ottoman seperti Hejaz Railway rancangan Sultan Abdul Hamid 2, karena mereka mikir, &ldquo;memang sih proyek ini katanya untuk mengantar jamaah haji agar perjalanan lebih cepat, awalnya sebulan jadi sepekan, tapi seandainya mereka mengirim tentara lewat jalur kereta dengan secepat itu, bisa collapse nih koloni gua di mesir, dan Terusan Suez!, mana si Sultan Abdul Hamid 2 menggelontorkan dana pribadinya, duh, kalau berhasil Ottoman akan kembali dicintai oleh muslim, jangan kesampean deh!&rdquo;. SelanjutnyaJangan Buru-buru Menyalakan LampuOke, sob, sebenarnya masih banyak, tapi kayaknya nanti kepanjangan, mungkin itu dulu, ingat ya, &ldquo;sejarah dipelajari untuk mengevaluasi langkah kita kedepan, bukan hanya kenangan&rdquo;. Tulisannya sekarang sudah jauh lebih rapi dan enak dibaca mengalir. Ada hal spesifik lain dari taktik Perfidious Albion atau kebijakan Sultan Abdul Hamid II yang ingin kamu ulas di sesi berikutnya, Sob?<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":148,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-140","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-alhazen-post"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>The Abolition Of Caliphate : &quot;Perfidious Albion&quot; Masterpiece - Al-Hazen<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"The Abolition Of Caliphate : &quot;Perfidious Albion&quot; Masterpiece - Al-Hazen\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"By: Abdullah Jundi Musthafa Flashback Keruntuhan Ottoman: Liciknya Strategi Perfidious Albion SelanjutnyaTahap Awal Hidup SuksesBertemu lagi sob, kali ini kita akan flashback (pakai pikiran tapi hehe&hellip;) ke masa yang cukup kompleks dan kalau selain orang yang &lsquo;melek&rsquo; kayak kita nih, pusing&hellip; Selamat datang di masa keruntuhan Ottoman, pasti kalian tahunya kalau ottoman dihapus dan diganti menjadi republik Turki oleh Mustafa, atau dikenal Mustafa Kemal Attaturk (maaf kalau ejaan tulisannya salah &#128578; ). Sebenarnya sob, ibarat cerita proses pemecahan batu oleh tukang batu. Jadi, ketika tukang batu hendak memecahkan suatu bongkahan batu, pada pukulan pertama hingga pukulan kesekian, batu memang terlihat masih utuh tanpa retakan, namun didalamnya, ikatan antar molekul mineral merenggang seiring pukulan, dan terjadi retakan didalamnya secara mikro akhirnya, pada pukulan terakhir, batu itu pecah berkeping-keping. Sama kayak Ottoman, dari &lsquo;kulit&rsquo;nya kayak aman, tiba-tiba terpuruk hingga dijuluki &lsquo;lelaki sakit dari eropa&rsquo; dan akhirnya, runtuh. Byar. SelanjutnyaNilai itu &hellip;.. PentingTapi sob, karena ini tuh luas banget pembahasannya, (bahkan satu buku dengan 700 halaman hanya menjelaskan umunya saja) kita akan sedikit membahas intin penyebabnya tapi khusus yang disebabkan oleh &lsquo;Perfidious Albion&rsquo;, gelarnya inggris yang diberikan negara tetangganya. Artinya Albion Pengkhianat, kenapa?, baca sampai selesai ya. Di masa akhir Ottoman, mereka memiliki banyak hutang, salah satu penyebabnya karena salafinya para sultan (salah fikir) peace~, mereka meminjam duit Inggris dan negara eropa lainnya, bodohnya, malah dibuat untuk memewahkan istana, katanya agar setara gedung Prancis dan lainnya. Lalu sob, karena Ottoman dimasa terpuruknya sering kalah perang karena teknologinya ketinggalan terutama militer, mereka harus &lsquo;nombok&rsquo;i dari dana yang seharusnya buat bayar hutang, udah gitu ngga cukup lagi. SelanjutnyaKeadilanHingga akhirnya Inggris melihat kesempatan dengan mata piciknya, mereka memaksa Ottoman menyerahkan administrasi ekonomi mereka ke OPDA (Ottoman Public Debt Administration) atau bahasa turkinya Duyun-u Umumiye. Konsepnya gini sob, &ldquo;Ottoman, lu dari dulu ngga bisa bayar utang, sini dompet pemasukan lo, biar gua yang urus pakai pegawai gua, sekalian nih ye, biar lu bayar utang,&rdquo; Jadi OPDA ini adalah semacam komite yang mengurusi pemasukan ottoman dan memasukkannya ke kas Inggris. Kepikiran ngga sih, &ldquo;bukannya bagus, hutang Ottoman cepat selesai?&rdquo;, masalahnya, inggris ini puinter kalau lagi licik, mereka membuat bunganya tinggi dan bahkan gaji pegawai OPDA pakai kas pemasukan Ottoman seperti tekstil, garam, dan lain lain ibarat pemasukan Ottoman 100 juta Lira, utang 1 milyar Lira, terus uangnya Ottoman kepotong gaji karyawan anggap 10 juta Lira (karyawannya ribuan lebih broo). Terus kepotong lagi bunganya utang anggap 5 persen, jadinya kepotong lagi 50 juta lira, jadinya yang bisa dibuat ngelunasin cuma 40 juta lira, rencananya kalau ngga kepotong bisa selesai 10 tahun, kalau seperti ini bisa 2-3 kali lebih lama. Tambahan, ottoman sering nambah hutang soalnya mereka sering kalah perang terus. SelanjutnyaZakat sebagai pengentas kemiskinanTerus, inggris juga menyerang secara pemikiran dan budaya di wilayah Ottoman seperti istanbul, Salonika (Thessaloniki), Beirut. Mereka membuat para pelajar Ottoman berfikir &ldquo;ternyata budaya kami itu kolot, usang ya?, mending budaya Prancis&rdquo;. Dan mereka juga menghasut suku suku yang beragam diwilayah Ottoman untuk memberontak, seperti bangsa Slavia dan Armenia di balkan, bangsa Arab di timur tengah. Mereka dihasut &ldquo;bro, ibarat Ottoman itu pegang kunci rumah lo, mau sebaik apapun Ottoman sama elo, masa lu rela dia yang pegang?, apalagi dia baiknya dulu, sekarang mah urus diri sendiri aja kaga bisa&rdquo;. Lanjut yang ketiga, mereka sering &lsquo;bermuka dua&rsquo;, jadi Inggris &lsquo;membantu&rsquo; Ottoman menghadapi masalah seperti saat perang krimea melawan kerajaan Rusia, tapi minta bayaran mencekik seperti kontrol wilayah, dan sebagainya sob. Mereka juga mensabotase proyek proyek Ottoman seperti Hejaz Railway rancangan Sultan Abdul Hamid 2, karena mereka mikir, &ldquo;memang sih proyek ini katanya untuk mengantar jamaah haji agar perjalanan lebih cepat, awalnya sebulan jadi sepekan, tapi seandainya mereka mengirim tentara lewat jalur kereta dengan secepat itu, bisa collapse nih koloni gua di mesir, dan Terusan Suez!, mana si Sultan Abdul Hamid 2 menggelontorkan dana pribadinya, duh, kalau berhasil Ottoman akan kembali dicintai oleh muslim, jangan kesampean deh!&rdquo;. SelanjutnyaJangan Buru-buru Menyalakan LampuOke, sob, sebenarnya masih banyak, tapi kayaknya nanti kepanjangan, mungkin itu dulu, ingat ya, &ldquo;sejarah dipelajari untuk mengevaluasi langkah kita kedepan, bukan hanya kenangan&rdquo;. Tulisannya sekarang sudah jauh lebih rapi dan enak dibaca mengalir. Ada hal spesifik lain dari taktik Perfidious Albion atau kebijakan Sultan Abdul Hamid II yang ingin kamu ulas di sesi berikutnya, Sob?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Al-Hazen\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-04T07:55:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-05T03:33:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/alhazen-space.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/jundi-3-scaled.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Al-Hazen\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Al-Hazen\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140\"},\"author\":{\"name\":\"Al-Hazen\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/268cb69c2cbcf66bd93844e33e40265f\"},\"headline\":\"The Abolition Of Caliphate : &#8220;Perfidious Albion&#8221; Masterpiece\",\"datePublished\":\"2026-06-04T07:55:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-05T03:33:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140\"},\"wordCount\":684,\"commentCount\":4,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/jundi-3-scaled.webp\",\"articleSection\":[\"Al Hazen Post\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140\",\"url\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140\",\"name\":\"The Abolition Of Caliphate : \\\"Perfidious Albion\\\" Masterpiece - Al-Hazen\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/jundi-3-scaled.webp\",\"datePublished\":\"2026-06-04T07:55:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-05T03:33:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/268cb69c2cbcf66bd93844e33e40265f\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/jundi-3-scaled.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/jundi-3-scaled.webp\",\"width\":2560,\"height\":1750},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?p=140#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"The Abolition Of Caliphate : &#8220;Perfidious Albion&#8221; Masterpiece\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/\",\"name\":\"Al-Hazen\",\"description\":\"First Generation\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/268cb69c2cbcf66bd93844e33e40265f\",\"name\":\"Al-Hazen\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e05d1223d8a5ebfcaf746c2c6261ce4fed14eee41f8361d2b1f4631cd1267e6c?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e05d1223d8a5ebfcaf746c2c6261ce4fed14eee41f8361d2b1f4631cd1267e6c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e05d1223d8a5ebfcaf746c2c6261ce4fed14eee41f8361d2b1f4631cd1267e6c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Al-Hazen\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/alhazen-space.com\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"The Abolition Of Caliphate : \"Perfidious Albion\" Masterpiece - Al-Hazen","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"The Abolition Of Caliphate : \"Perfidious Albion\" Masterpiece - Al-Hazen","og_description":"By: Abdullah Jundi Musthafa Flashback Keruntuhan Ottoman: Liciknya Strategi Perfidious Albion SelanjutnyaTahap Awal Hidup SuksesBertemu lagi sob, kali ini kita akan flashback (pakai pikiran tapi hehe&hellip;) ke masa yang cukup kompleks dan kalau selain orang yang &lsquo;melek&rsquo; kayak kita nih, pusing&hellip; Selamat datang di masa keruntuhan Ottoman, pasti kalian tahunya kalau ottoman dihapus dan diganti menjadi republik Turki oleh Mustafa, atau dikenal Mustafa Kemal Attaturk (maaf kalau ejaan tulisannya salah &#128578; ). Sebenarnya sob, ibarat cerita proses pemecahan batu oleh tukang batu. Jadi, ketika tukang batu hendak memecahkan suatu bongkahan batu, pada pukulan pertama hingga pukulan kesekian, batu memang terlihat masih utuh tanpa retakan, namun didalamnya, ikatan antar molekul mineral merenggang seiring pukulan, dan terjadi retakan didalamnya secara mikro akhirnya, pada pukulan terakhir, batu itu pecah berkeping-keping. Sama kayak Ottoman, dari &lsquo;kulit&rsquo;nya kayak aman, tiba-tiba terpuruk hingga dijuluki &lsquo;lelaki sakit dari eropa&rsquo; dan akhirnya, runtuh. Byar. SelanjutnyaNilai itu &hellip;.. PentingTapi sob, karena ini tuh luas banget pembahasannya, (bahkan satu buku dengan 700 halaman hanya menjelaskan umunya saja) kita akan sedikit membahas intin penyebabnya tapi khusus yang disebabkan oleh &lsquo;Perfidious Albion&rsquo;, gelarnya inggris yang diberikan negara tetangganya. Artinya Albion Pengkhianat, kenapa?, baca sampai selesai ya. Di masa akhir Ottoman, mereka memiliki banyak hutang, salah satu penyebabnya karena salafinya para sultan (salah fikir) peace~, mereka meminjam duit Inggris dan negara eropa lainnya, bodohnya, malah dibuat untuk memewahkan istana, katanya agar setara gedung Prancis dan lainnya. Lalu sob, karena Ottoman dimasa terpuruknya sering kalah perang karena teknologinya ketinggalan terutama militer, mereka harus &lsquo;nombok&rsquo;i dari dana yang seharusnya buat bayar hutang, udah gitu ngga cukup lagi. SelanjutnyaKeadilanHingga akhirnya Inggris melihat kesempatan dengan mata piciknya, mereka memaksa Ottoman menyerahkan administrasi ekonomi mereka ke OPDA (Ottoman Public Debt Administration) atau bahasa turkinya Duyun-u Umumiye. Konsepnya gini sob, &ldquo;Ottoman, lu dari dulu ngga bisa bayar utang, sini dompet pemasukan lo, biar gua yang urus pakai pegawai gua, sekalian nih ye, biar lu bayar utang,&rdquo; Jadi OPDA ini adalah semacam komite yang mengurusi pemasukan ottoman dan memasukkannya ke kas Inggris. Kepikiran ngga sih, &ldquo;bukannya bagus, hutang Ottoman cepat selesai?&rdquo;, masalahnya, inggris ini puinter kalau lagi licik, mereka membuat bunganya tinggi dan bahkan gaji pegawai OPDA pakai kas pemasukan Ottoman seperti tekstil, garam, dan lain lain ibarat pemasukan Ottoman 100 juta Lira, utang 1 milyar Lira, terus uangnya Ottoman kepotong gaji karyawan anggap 10 juta Lira (karyawannya ribuan lebih broo). Terus kepotong lagi bunganya utang anggap 5 persen, jadinya kepotong lagi 50 juta lira, jadinya yang bisa dibuat ngelunasin cuma 40 juta lira, rencananya kalau ngga kepotong bisa selesai 10 tahun, kalau seperti ini bisa 2-3 kali lebih lama. Tambahan, ottoman sering nambah hutang soalnya mereka sering kalah perang terus. SelanjutnyaZakat sebagai pengentas kemiskinanTerus, inggris juga menyerang secara pemikiran dan budaya di wilayah Ottoman seperti istanbul, Salonika (Thessaloniki), Beirut. Mereka membuat para pelajar Ottoman berfikir &ldquo;ternyata budaya kami itu kolot, usang ya?, mending budaya Prancis&rdquo;. Dan mereka juga menghasut suku suku yang beragam diwilayah Ottoman untuk memberontak, seperti bangsa Slavia dan Armenia di balkan, bangsa Arab di timur tengah. Mereka dihasut &ldquo;bro, ibarat Ottoman itu pegang kunci rumah lo, mau sebaik apapun Ottoman sama elo, masa lu rela dia yang pegang?, apalagi dia baiknya dulu, sekarang mah urus diri sendiri aja kaga bisa&rdquo;. Lanjut yang ketiga, mereka sering &lsquo;bermuka dua&rsquo;, jadi Inggris &lsquo;membantu&rsquo; Ottoman menghadapi masalah seperti saat perang krimea melawan kerajaan Rusia, tapi minta bayaran mencekik seperti kontrol wilayah, dan sebagainya sob. Mereka juga mensabotase proyek proyek Ottoman seperti Hejaz Railway rancangan Sultan Abdul Hamid 2, karena mereka mikir, &ldquo;memang sih proyek ini katanya untuk mengantar jamaah haji agar perjalanan lebih cepat, awalnya sebulan jadi sepekan, tapi seandainya mereka mengirim tentara lewat jalur kereta dengan secepat itu, bisa collapse nih koloni gua di mesir, dan Terusan Suez!, mana si Sultan Abdul Hamid 2 menggelontorkan dana pribadinya, duh, kalau berhasil Ottoman akan kembali dicintai oleh muslim, jangan kesampean deh!&rdquo;. SelanjutnyaJangan Buru-buru Menyalakan LampuOke, sob, sebenarnya masih banyak, tapi kayaknya nanti kepanjangan, mungkin itu dulu, ingat ya, &ldquo;sejarah dipelajari untuk mengevaluasi langkah kita kedepan, bukan hanya kenangan&rdquo;. Tulisannya sekarang sudah jauh lebih rapi dan enak dibaca mengalir. Ada hal spesifik lain dari taktik Perfidious Albion atau kebijakan Sultan Abdul Hamid II yang ingin kamu ulas di sesi berikutnya, Sob?","og_url":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140","og_site_name":"Al-Hazen","article_published_time":"2026-06-04T07:55:54+00:00","article_modified_time":"2026-06-05T03:33:12+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1750,"url":"https:\/\/alhazen-space.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/jundi-3-scaled.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Al-Hazen","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Al-Hazen","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140"},"author":{"name":"Al-Hazen","@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/#\/schema\/person\/268cb69c2cbcf66bd93844e33e40265f"},"headline":"The Abolition Of Caliphate : &#8220;Perfidious Albion&#8221; Masterpiece","datePublished":"2026-06-04T07:55:54+00:00","dateModified":"2026-06-05T03:33:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140"},"wordCount":684,"commentCount":4,"image":{"@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alhazen-space.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/jundi-3-scaled.webp","articleSection":["Al Hazen Post"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140","url":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140","name":"The Abolition Of Caliphate : \"Perfidious Albion\" Masterpiece - Al-Hazen","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alhazen-space.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/jundi-3-scaled.webp","datePublished":"2026-06-04T07:55:54+00:00","dateModified":"2026-06-05T03:33:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/#\/schema\/person\/268cb69c2cbcf66bd93844e33e40265f"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140#primaryimage","url":"https:\/\/alhazen-space.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/jundi-3-scaled.webp","contentUrl":"https:\/\/alhazen-space.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/jundi-3-scaled.webp","width":2560,"height":1750},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/?p=140#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/alhazen-space.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"The Abolition Of Caliphate : &#8220;Perfidious Albion&#8221; Masterpiece"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/#website","url":"https:\/\/alhazen-space.com\/","name":"Al-Hazen","description":"First Generation","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/alhazen-space.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/alhazen-space.com\/#\/schema\/person\/268cb69c2cbcf66bd93844e33e40265f","name":"Al-Hazen","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e05d1223d8a5ebfcaf746c2c6261ce4fed14eee41f8361d2b1f4631cd1267e6c?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e05d1223d8a5ebfcaf746c2c6261ce4fed14eee41f8361d2b1f4631cd1267e6c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e05d1223d8a5ebfcaf746c2c6261ce4fed14eee41f8361d2b1f4631cd1267e6c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Al-Hazen"},"sameAs":["https:\/\/alhazen-space.com"],"url":"https:\/\/alhazen-space.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/140","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=140"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/140\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":150,"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/140\/revisions\/150"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=140"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=140"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazen-space.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=140"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}